Sejarah Singkat Desa Long Nawang
Desa Long Nawang pada awal berdirinya, merupakan desa yang mayoritas
penduduknya dengan etnis suku Dayak Kenyah (100 %), namun kini sudah mulai
beragam suku, karena mulai masuknya etnis lain akibat perkawinan dengan suku
bangsa yang lain, walaupun tidak banyak jumlahnya. Desa Long Nawang secara
administratif masuk dalam wilayah Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau, Long
Nawang adalah 1 dari 5 desa yang ada dalam wilayah Kecamatan Kayan Hulu dan Long
Nawang merupakan pusat pemerintahan Apau Kayan sekaligus sebagai ibukota
pemerintahan Kayan Hulu. Dengan luas desa seluruhnya 258,560 ha dan terdiri dari 5 (lima) RT.
Desa Long
Nawang merupakan ibukota Kecamatan Kayan Hulu, sedangkan jarak tempuh dengan pusat
Pemerintah Kabupaten Malinau 300 Km dengan waktu + 85 menit melalui
pesawat terbang.
Desa Long Nawang terbentuk menurut pemaparan Henoch Merang dan Gun Kila,
menyatakan bahwa “Desa Long Nawang adalah
salah satu desa/kampung tertua di Apau Kayan yang terletak di tepi sungai
Kayan, tepatnya di depan muara (long) sungai Nawang cabang sungai
Kayan, sehingga desa/kampung ini di beri nama Long Nawang”. Desa/kampung
Long Nawang cukup strategis kedudukannya, selain dekat dengan perbatasan
serawak Malaysia, juga terletak di tengah-tengah penyebaran komunitas penduduk
Apau Kayan dan berada pada ketinggian 575 meter di atas permukaan laut.
Dan kawasan tertinggi sungai Kayan atau Apau Kayan terletak di antara
pertengahan sungai Kayan sampai penghujung hulu sungai Kayan dan
cabang-cabangnya, kemudian melewati hulu sungai Kayan sampai pertengahan sungai
Boh cabang hulu sungai Mahakam. Dataran tinggi sungai Kayan yang terdiri dari
pegunungan, bukit-bukit, lembah-lembah dan dataran serta merta dengan ribuan
aliran anak sungainya yang merupakan cabang-cabang hulu sungai Kayan termasuk
ratusan anak sungai hulu Boh.
Oleh pendahulu suku Kenyah sebagai penghuni daerah Apau Kayan gelombang
ketiga, kawasan dataran tinggi hulu sungai Kayan ini diberi nama “Sungai Kayan”
yang berarti “Dataran Tinggi Kayan”. Diberi nama “Apau Kayan” ataupun nama
“Sungai Kayan” karena penghuninya yang dikenal terdahulu mendiami kawasan ini
sebelum suku Kenyah, adalah suku Kayan, sehingga sungainya disebut sungai Kayan
dan kawasanya secara keseluruhan disebut Apau Kayan. Apau artinya dataran tinggi.
Berdasarkan pemaparan Henoch Merang dan Gun Kila diatas maka dapat
disimpulkan bahwa, desa/kampung ini terbentuk karena perpindahan penduduk suku
Kenyah yang sebelumnya di huni oleh suku Kayan.
Baca juga:
Sejarah Singkat Desa Long Nawang
Sejarah Singkat Desa Long Nawang